admin admin Author
Title: Warung Maksiat Dirubuhkan, Walikota Temukan Kondom
Author: admin
Rating 5 of 5 Des:
harianpadang.com -PADANG - Setidaknya sepuluh warung yang kerap dijadikan sebagai tempat maksiat di Bukit Lampu Kelurahan Gates Kecamata...

harianpadang.com-PADANG - Setidaknya sepuluh warung yang kerap dijadikan sebagai tempat maksiat di Bukit Lampu Kelurahan Gates Kecamatan Lubuk Begalung Kota Padang dirubuhkan siang tadi, Selasa (19/3). Perubuhan warung esek - esek tersebut dilakukan oleh Satpol PP dan personil Dishub Kominfo dalam razia spontan dipimpin langsung Walikota Padang Fauzi Bahar.

Pantauan padangmedia.com di lokasi, umumnya lapak - lapak yang dirubuhkan tersebut merupakan lapak - lapak baru sedangkan pemiliknya masih orang yang lama. Tak ada perlawanan dari pemilik warung waktu dirubuhkan. Sebagian lain dari warung tersebut pemiliknya sedang tidak ada di tempat.
 Menariknya, Walikota tak sungkan - sungkan turun langsung menggeledah ruang ruang sempit yang disediakan pemilik warung. Tempat tersebut biasa digunakan oleh pasangan ilegal untuk 'bermesum-ria'. Bahakan dalam kesempatan tersebut Fauzi Bahar mendapati kondom dan alat pengaman seksual bekas dipergunakan pengunjung di lokasi tersebut.
Walikota Fauzi Bahar kepada wartawan mengatakan, keberadaan warung - warung seperti ini tidak mencerminkan budaya orang Minangkabau yang relijius. Khususnya di Kota Padang, Pemko sedang giatnya mencanangkan Padang Reliji yang telah dituangkan dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah dan Jangka Panjang (RPJMP).
"Saya menyesali, masih ada warga yang memanfasilitasi pasangan - pasangan ilegal untuk berbuat maksiat di kawasan ini,"katanya.
 Lebih lanjut Fauzi mengatakan, kawasan Bukit Lampu hingga Bungus diproyeksikan sebagai tempat wisata. Keberadaan pedagang pada lokasi tertentu diperbolehkan, namun tidak dibenarkan menyediakan warung "kelambu" yang tak transparan.
Walikota menawarkan pemilik warung dan penunggunya untuk berjualan di Pasar Raya Padang. Ia akan difasilitasi jika mereka bersedia pindah, daripada membuka warung 'maksiat' di kawasan yang sebetulnya juga tidak aman karena rawan ancaman longsor.
" Kita mencoba memfasilitasi mereka agar bersedia pindah untuk berjualan di Pasar Raya daripada membuka warung untuk maksiat seperti sekarang," pungkasnya.(der)
http://padangmedia.com/1-Berita/80265-Warung-Maksiat-Dirubuhkan--Walikota-Temukan-Kondom---.html

About Author

Advertisement

Posting Komentar

Popular Posts

 
Top