admin admin Author
Title: 9 KARYAWATI RAMAYANA KESURUPAN
Author: admin
Rating 5 of 5 Des:
harianpadang.com- Sedikitnya sembilan orang karyawan Ramayana Departement Store yang bera­da di dalam gedung Plaza Andalas mengalami kesu­...

harianpadang.com-Sedikitnya sembilan orang karyawan Ramayana Departement Store yang bera­da di dalam gedung Plaza Andalas mengalami kesu­ru­pan, Sabtu (21/7) malam. Diduga, kesurupan terse­but berawal dari sebuah gudang kosong yang ada di lantai III.
Informasi yang dihimpun menye­butkan, kesurupan tersebut terjadi rata-rata pukul 20.00 WIB dan umumnya menimpa karyawati yang berumur 20 hingga 21 tahun. Hingga Sabtu malam, pihak mana­jemen Ramayana hanya membe­rikan ruqyah terhadap mereka.
Salah seorang saksi Dira (25) mengatakan, awalnya hanya seorang karyawati toko sepatu yang kesuru­pan, dan merembet ke karyawati di toko kosmetik, hingga berturut-turut sampai sembilan orang yang kesurupan.
Hal ini telah berlangsung Kamis lalu, dan kejadian serupa juga terjadi pada Jumat malam, tapi yang terkena cuma dua orang. Namun puncaknya pada Sabtu malam kemarin, yang terkena langsung sekaligus sembilan karya­wati berteriak-teriak tidak jelas, dan memperlihatkan gelagat seperti akan mencekik orang.
“Kami di sini semua ketakutan, termasuk staf toko. Makanya kami panggil orang pintar, tapi tidak bisa juga diatasi,” kata Dira.
Dira sendiri menyebut, dua hari sebelum kesurupan massal tersebut terjadi, dia pernah melihat sosok bayangan putih tinggi di gudang lantai IV, sebelah Inul Vizta Karaoke.
Sementara itu, Kepala Toko Shift II Ramayana Dept Store, Imam Muttaqin, mengaku kewa­lahan mengatasi sembilan karya­watinya yang kerasukan atau kesurupan itu.
Pihak Ramayana sendiri juga sudah melakukan tausiyah dan kegiatan ruqyah, tapi peristiwa ini juga tetap terjadi. Bahkan, para korban dibawa ke musala di lantai II, tapi tetap saja mereka masih seperti itu.
Menurutnya, peristiwa pertama yang menimpa Ramayana, dan pihak manajemen sendiri menduga semuanya berasal dari gudang kosong yang berada di lantai III tersebut.
“Gudang itu sering digunakan para karyawan untuk berbuat hal yang aneh-aneh. Dan kami akan melakukan pengajian dulu sebelum melaksanakan kerja. Hal tersebut mungkin bisa mengatasi kerusuran yang terjadi,” ungkapnya. (haluan/nas)

About Author

Advertisement

Posting Komentar

Popular Posts

 
Top