Harianpadang.com-JAKARTA - Kemenangan Joko Widodo pada putaran pertama Pilkada DKI Jakarta dinilai menjadi antitesis bagi kepemimpinan "incumbent" atau petahana yang sangat birokratis dan arogan.
"Jokowi merupakan sosok langka di negeri ini. Jujur, polos dan berintegritas," kata Direktur Program Pemberdayaan SDM Strategis PPSDM Drs Musholi di Jakarta, Ahad (15/7)
Di sela kegiatan "National Leadership Camp" (NLC) di Gedung P4TK, Lenteng Agung, Jakarta, yang digagas PPSDM setiap tahun dan diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi negeri (PTN), Musholi menambahkan bahwa dirinya beberapa kali bertemu dengannya dalam beragam acara, tanpa pengawal dan birokrasi yang berlebihan.
Ia mengatakan sebenarnya ada figur alternatif lain untuk mengimbangi petahana, yakni Hidayat Nur Wahid.
"Tetapi kelihatannya baru menyentuh kelas menengah, dan mesin politiknya belum bisa menembus akar rumput," kata Musholi yang dikenal sebagai perintis Sekolah Islam Terpadu.
Fenomena Jokowi dalam Pilkada DKI Jakarta, kata dia, menarik perhatian 500 mahasiswa se-Jawa yang sedang berkumpul dalam acara NLC itu.
Menurut Koordinator NLC Bachtiar Firdaus, kegiatan itu diikuti oleh mahasiswa dari tujuh PTN di Jawa, yakni UI, IPB, ITB, Unpad, UGM, ITS, dan Unair.
Redaktur: Hafidz Muftisany
Sumber: Antara
Posting Komentar