admin admin Author
Title: Fathur Masih Butuh Bantuan
Author: admin
Rating 5 of 5 Des:
Harianpadang.com- PADANG - Sudah ada dua donatur yang bersedia membantu membayar biaya pengobatan Muhammad Fathur Rahman (7) anak Penyulu...

Harianpadang.com-PADANG - Sudah ada dua donatur yang bersedia membantu membayar biaya pengobatan Muhammad Fathur Rahman (7) anak Penyuluh Agama Honorer  bergaji Rp150 ribu perbulan itu, namun baru Rp1,5 juta. Masih tersisa hutang sebesar Rp15.920.600 di RSUP M.Djamil. Bantuan yang disalurkan Dompet Dhuafa Singgalang Senin (5/8) itu merupakan dana dari donatur Dommpet Dhuafa Singgalang.

"Saya prihatin, ayah Fathur seorang penyuluh agama tapi gajinya hanya segitu," kata ibu-ibu donatur yang waktu itu mengontak Dompet Dhuafa Singgalang untuk menyalurkan bantuan untuk Fathur.

Sekarang fathur memang sudah bisa dibawa pulang dengan tunggakan hutang yang tentu saja sangat memberatkan bagi Dasril (46). Untuk makan sehari-hari saja sulit, apalagi mengusahakan uang sebanyak itu. "Tidak terbayang oleh saya, sampai kapan hutang itu akan bisa saya lunasi," tutur warga Kp. Marapak RT.02 RW.06 Kel. Kalumbuk Kec. Kuranji Padang ini.

Sementara itu, kondisi bawah dagu Fathur masih membengkak, nampak garis menyilang di bawah bibir sebelah kiri menyilang ke pipi bagian bawah, bekas jahitan operasi. Bocah bertubuh bongsor yang juara kelas itu dirawat di RSUP M. Djamil sejak 29 Juni lalu. Dia demam tinggi dan kemudian dinyatakan terkena Demam Berdarah (DBD) oleh dokter. Namun di tengah perawatan, justru timbul bisul didagunya yang kemudian semakin parah. Diapun dipindahrawatkan di Bangsal THT.

Waktu itu, dokter mengatakan kalau fathur terkena infeksi, terkena virus, kalau dibiarkan bisul besar bernanah itu bisa menjadi tumor bahkan kanker, setelah keluar pun Fathur masih harus rawat jalan sekali dua hari

Istrinya Mulyani (45) yang baru saja melahirkan pun memaparkan bahwa untuk pengobatan Fathur mereka juga sudah berhutang sana-sini, dari keluarga dan tetangga. 
Hutang merupakan suatu beban yang luar biasa bagi Dasril. Dulu, meski susah, beruntung mereka tidak punya hutang. Tapi kini, biaya pengobatan Fathur selama kurang lebih sebulan  selalu terpikir-pikir olehnya. "Susah hati rasanya kalau kita punya hutang itu, tapi alhamdulillah Fathur sudah berangsur membaik," jujur Dasril.
 Selama ini dia banyak kerja serabutan, mengajar mengaji, mengajar komputer. Tapi nampaknya, sekeras apapun dia berusaha, uang sejumlah Rp15 juta lebih itu sangatlah banyak baginya. Sedikit banyaknya donasi kita tentu akan sangat mengurangi dan meringankan beban Dasril. Salurkan donasi anda melalui Dompet Dhuafa Singgalang di Jalan Juanda No. 31 C Pasar Pagi Padang, telepon 0751-40098. (winda)

About Author

Advertisement

Posting Komentar

Popular Posts

 
Top