Harianpadang.com-Salah satu pelaku pencongkelan kaca spion Alphard yang dibekuk polisi atas nama RP (26) mengaku tengah mengidap penyakit virus HIV Aids. Dirinya beserta rekannya tertangkap basah sedang beraksi di Jl Jend Sudirman, Dukuh Atas, Menteng, Jakpus, Senin (26/11) kemarin.
"Tersangka memang mengaku mengidap HIV. Tersangka mengaku menyimpan surat keterangan HIV di rumahnya, jadi sekarang sedang dibawa anggota ke rumahnya," ujar Kasat Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya AKBP Herry Heriawan, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (27/11y)
Selain itu, lanjut Herry, menurut pengakuan Rino, dirinya sudah 50 kali melakukan aksinya di empat titik berbeda yakni di sekitar Blora Jakpus, Perempatan Cocacola Jakpus, dan Jl Jendral Sudirman, Dukuh Atas, Jakpus.
Kemudian nantinya spion tersebut dijual ke penadah seharga Rp 800 sepasang. Padahal harga asli spion tersebut bisa mencapai Rp 9-10 juta. Saat ini, Herry juga mengaku anggota di lapangan masih menelusuri dimana tersangka menjual barang-barang curiannya.
Saat beraksi, tutur Herry, komplotan RP berjumlah 8 orang dan biasa beroperasi dari pukul 15.00 WIB hingga 19.00 WIB saat menjelang petang dan jalanan macet.
Seperti diberitakan sebelumnya, tiga pemuda yang merupakan spesialis pencongkel kaca spion mobil ditangkap Subdit Resmob Polda Metro Jaya, Senin (26/11) malam. Tidak tanggung-tanggung, ketiganya hanya membidik mobil-mobil mewah yang biasa berlalu lalang di jalanan Ibukota.
[ian]
Posting Komentar