admin admin Author
Title: Saatnya Kepramukaan Di Sumbar Bangkit !
Author: admin
Rating 5 of 5 Des:
Harianpadang.com -Drs H Muslim Kasim Ak MM Datuk Sinaro Basa dipilih secara aklamasi dan ditetapkan sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) ...

Harianpadang.com-Drs H Muslim Kasim Ak MM Datuk Sinaro Basa dipilih secara aklamasi dan ditetapkan sebagai Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) 03 Gerakan Pramuka dalam Musyawarah Daerah Kwarda Gerakan Pramuka periode kepengurusan 2012-2017, Sabtu dan Minggu (15-16/12) di Padang. Muslim Kasim menggantikan ketua lama, Marlis Rahman.

Musda yang berlangsung alot, tertib dan lancar tersebut diikuti 19 Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota dan Kabupaten di Sumatera Barat. Sebagian besar peserta Musda menilai, Muslim Kasim merupakan sosok pemimpin yang mereka yakini sangat pantas dan mampu membawa gerakan pendidikan kepramukaan Sumatera Barat menjadi gerakan yang bermanfaat bagi kemajuan pramuka di daerah ini.
“ Muslim Kasim sosok yang sangat tepat  memimpin gerakan pramuka di Sumbar, karena Pak Muslim kita kenal sebagai tokoh atau pemimpin yang senantiasa membawa gerakan perubahan untuk lebih baik. Dan kita harap, di tangan Pak Muslim, gerakan Pramuka Sumbar menjadi sebuah gerakan bersama yang memberi nilai guna dan manfaat bagi pembangunan nagari di Sumatera Barat”, kata  Kapusdiklatcab (Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Cabang) Pramuka Kota Padang DR.H.Adzanil Prima Septy Mpd di sela keberlangsungan Musda tersebut.
Dalam orasinya pasca ditetapkan sebagai Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumbar, Muslim Kasim yang juga Wagub Sumbar ini menyatakan, bahwa inilah saat yang tepat bagi kebangkitan gerakan Pramuka di daerah kita ini. Pendapat Muslim Kasim, seorang anggota Pramuka haruslah seorang yang memiliki rasa kepedulian sosial yang tinggi, yang kreatif, yang terampil, dan selalu berbuat bagi kebaikan untuk orang banyak.
Muslim Kasim menyampaikan, karena kita hidup di negeri yang senantiasa dalam sinyal bencana, maka seorang anggota pramuka harus dididik dan dilatih untuk disiapkan sebagai seorang pandu yang tanggap dan  siaga bencana yang akan tampil sebagai tenaga relawan kebencanaan dan siap berada di tengah masyarakat sebelum dan sesudah bencana terjadi.
“Akan kita siapkan dan kita latih para anggota yang terampil dan sigap menghadapi bencana. Kita akan segera menciptakan Gerakan Pramuka Siaga Bencana”, tukas Muslim. Selain itu, Muslim juga sedang menggagas adanya bumi perkemahan bagi anggota Pramuka Sumbar di atas lahan seluas 20 atau 30 hektar. Bumi perkemahan ini nanti akan menjadi tempat pembelajaran hidup bagi anggota Pramuka untuk melatih kecakapan dan keterampilan serta cinta lingkungan hidup atau cinta alam. “ Di sini, kita latih anggota pramuka yang terampil bertani. Tidak tertutup kemungkinan, para anggota Pramuka juga sekaligus ikut melakukan kegiatan penyuluhan pertanian bagi masyarakat kita”.
Muslim Kasim sangat menginginkan anggota Pramuka Sumbar menjadi anggota yang kreatif dan inovatif yang kaya dengan pengetahuan dan keterampilan berseni-seni dan kebudayaan serta keolahragaan dan tanggap dengan perkembangan teknologi serta nilai-nilai keimanan dan ketaqwaan. “Nanti akan kita bikin Sanggar Seni Budaya dan Adat  Gerakan Pramuka Sumbar. Kita jadikan pramuka menjadi kegiatan favorit bagi anak muda kita. Bila mereka suka musik, kita kasih musik tradisi. Bila mereka ingin menjadi seorang reporter atau penyiar, kita dirikan radio atau televisi komunitas Pramuka. Sehingga, kita harapkan, gerakan Pramuka Sumbar mengatasi kenakalan remaja dan mereka tidak terjebak kepada kegiatan negatif dan narkoba”, ujar Muslim.
Bahkan Muslim merencanakan, pramuka harus ada di nagari-nagari dan kelurahan. “ Kita dirikan Gugus Depan Pramuka yang berbasis di nagari dan kelurahan, sehingga anak-anak dan para pemuda memiliki bekal keterampilan (lifeskill) yang bisa dimanfaatkan bagi kehidupannya di masyarakat. Dan saat itu kita harapkan juga, anggota pramuka menjadi pionir dalam menjaga kenyamanan dan ketertiban di masyarakat kita”, ujar Muslim.
Muslim mengingatkan, ujung tombak gerakan pendidikan kepramukaan terletak di tangan para pembina dan pelatih yang handal. “ Kita akan segera membenahi kwalitas pembina dan pelatih melalui berbagai pendidikan dan pelatihan. Ini dalam rangka kesiapan kita menyukseskan program Pemerintah Pusat dalam memberlakukan rencana kurikulum 2013 yang menyatakan Gerakan Pramuka menjadi ekstra kurikuler wajib di semua tingkat sekolah”, ucap Muslim seraya menyatakan akan melakukan kerjasama dengan lembaga pendidikan tinggi untuk menghasilkan calon-calon pembina dari para mahasiswa atau sarjana yang akan menjadi pembina di berbagai gugus depan dan sekolah.
Pasca ditetapkannya Muslim Kasim sebagai Ketua Kwarda 03 Gerakan Pramuka Sumatera Barat, Muslim seusai Musda langsung melakukan inspeksi dan melihat kondisi gedung Pramuka dan sarana-sarana serta asset Pramuka Sumbar. Muslim, prihatin melihat kondisi asset dan sarana Pramuka Sumbar yang tidak begitu terawat dan tidak terkelola dengan baik. “ Kita harus benahi semua ini..! Harus kita jadikan Gerakan Pramuka Sumatera Barat menuju ke arah yang lebih baik”, kata Muslim.

About Author

Advertisement

Posting Komentar

Popular Posts

 
Top