Oleh: Riwayat
Indonesia
sebagai Negara mayoritas pemeluknya beragama Islam mengalami keresahan akibat
ulah oknum yang memproklamirkan diri sebagai religious tetapi tamak terhadap
harta dan kekuasaan, agama dan simbol keagamaan dijual untuk kepentingan
kelompok, individu dan orang-orang yang
mengatasnamakan Islam.tentunya hal ini sangat merugikan umat Islam Indonesia
itu sendiri. Orang akan berpendapat miring dan sinis terhadap partai-partai yang mengusung semnagat
keislaman dalam gerakan politiknya.
Selama ini,
masyarakat Indonesia terperdaya oleh partai-partai
yang berkedok islami, berhaluan Islam, menyakan diri sebagai parati religiuskan
tetapi bermental koruptif. Mental koruptif ini membalikkan fakta dan anggapan
masyarakat Indonesia selama ini yang telah terlanjur percaya bahwa
parati-paratai yang berhaluan religious tidak akan terlibat kasus hukum,
seperti suap, korupsi dan kehidupan seks
menyimpang.
Keadaan ini
menjadikan kepercayaan masyarakat Islam Indonesia tercederai, goyah dan bahkan
hilang terhadap partai-partai berkedok Islam, tetapi tidak menmapilkan sosk
yang islami. Hal ini tentunya menimbulkan pertanyaan besar, apa apa dengan
parati-partai Islam? Apakah sekedar menjual agama untuk kepentingan pribadi dan
golomnga, memanfaatkan kepercayaan umat Islam selama ini untuk berbaut dan
bertindak melawan hukum? Atau hanya sekedar cover belaka agar belangnya tidak
tercium oleh masyarakat luas?
Sikap religius tentunya tidak dapat
dicampuradukkan, kalau religius mestinya makin taat, makin berhati-hati dalam
melangkah di kehidupan ini, nah kalau ada orang yang menyatakan diri religious
akan tetapi perilakunya malah seperti tikus, itu bukannya religius, akan
tetapi hanya mengaku-ngaku saja. Tidak mungkin orang yang religius mau
korupsi, mau main perempuan, mau terima suap?
Atau mungkin saja, di negeri ini para politisi
yang menyatakan diri sebagai partainya wong Islam, mengaku religius hanya
sekedar kedok untuk menipu dan menilep uang Negara sebanyak-banyaknya, tanpa
ketahuan? Tentunya Allah sebagai pencipta tidak akan mungkin membiarkan bangsa
ini terzalimi oleh oknum-oknum yang menjual agama untuk kelompok dan anggotanya
sendiri dengan mengorbankan agama dan umat Islam.
Posting Komentar