Harian Padang-Gempa berkekuatan 8,2 skala ritcher yang melanda Chile, Rabu 2 April 2014 sempat membuat khawatir sejumlah pemain asing yang merumput di Indonesia. Salah satunya adalah pemain Persikad Depok, Patricio Jimenez.
Jimenez merupakan pemain asal Chile. Sebagian besar keluarganya masih berada di sana. Saat mengetahui terjadi gempa di negaranya, Jimenez langsung pun menghubungi anggota keluarganya yang berdomisili Chile bagian tengah.
"Saya bersyukur mama, papa, dan saudara aman di sana. Karena keluarga saya tinggal di Chile bagian tengah, sedangkan yang paling parah terjadi di Chile bagian utara,” kata Jimenez saat dihubungi VIVAbola, Kamis 3 April 2014.
Jimenez sendiri punya trauma dengan gempa setelah banyak keluarga dan sahabatnya menjadi korban bencana yang sama pada 2010 lalu.
“Ada dua om saya, tante, dan keponakan dari keluarga mama saya yang tinggal di Chile bagian utara, dekat dengan pantai. Saya dan keluarga saya belum dapat menghubungi mereka, mungkin karena sinyal masih terganggu,” tuturnya.
“Saya berharap mereka selamat dan berhasil dievakuasi. Karena kalau melihat bagaimana berita di televisi, saya khawatir sekali dengan tsunami,” ujarnya.
“Ada dua om saya, tante, dan keponakan dari keluarga mama saya yang tinggal di Chile bagian utara, dekat dengan pantai. Saya dan keluarga saya belum dapat menghubungi mereka, mungkin karena sinyal masih terganggu,” tuturnya.
“Saya berharap mereka selamat dan berhasil dievakuasi. Karena kalau melihat bagaimana berita di televisi, saya khawatir sekali dengan tsunami,” ujarnya.
Pemain asal Chile lainnya, Luis Edmundo juga tak kalah khawatirnya. Dia juga sedih mendengar bencana yang sedang melanda kampung halamannya. Tapi, dia lega karena ternyata pusat gempa jauh dari kediaman keluarganya.
"Saya sudah telepon ke rumah, dan mereka bilang tidak apa-apa. Memang jarak rumah saya dengan pusat gempa cukup jauh. Meskipun saya jauh dari chile, kami ikut sedih dan prihatin dengan gempa di negara kami. Setelah tahu keluarga aman, saya bisa fokus untuk tim,” ungkap Edmundo. (umi)
"Saya sudah telepon ke rumah, dan mereka bilang tidak apa-apa. Memang jarak rumah saya dengan pusat gempa cukup jauh. Meskipun saya jauh dari chile, kami ikut sedih dan prihatin dengan gempa di negara kami. Setelah tahu keluarga aman, saya bisa fokus untuk tim,” ungkap Edmundo. (umi)
Posting Komentar