Harian Padang-Ribuan mahasiswa yang berkuliah di DI Yogyakarta dipastikan tidak ikut memilih dalam Pemilu Legislatif yang digelar besok, 9 April 2014. Mahasiswa yang tidak bisa ikut Pemilu adalah mereka yang tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) Yogya maupun tidak terdaftar di DPT dan DPK.
"Kami sudah memberi kesempatan kepada mahasiswa luar Yogyakarta yang ingin memilih di sini. Bahkan sosialisasi ke kampus sudah kami lakukan," kata Ketua KPU Daerah Istimewa Yogyakarta, Hamdan Kurniawan, Selasa 8 April 2014.
Berdasarkan data di KPU DIY jumlah daftar pemilih tetap 2.723.621, di 8.523 TPS dengan jumlah kota suara sebanyak 34.092.
Setelah adanya surat edaran KPU terkait daftar pemilih khusus, hingga 30 Maret DPK mencapai 3.869 pemilih yang menggunakan A5.
"Dari jumlah DPK memang kebanyakan adalah mahasiswa. Namun jumlah itu ternyata masih jauh dari perkiraan kami, karena dari awal kami memperkirakan akan ada sekitar 150 ribuan mahasiswa," kata Faried Bambang Siswanto, Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan Humas KPU DIY.
Artinya, ribuan mahasiswa yang berkuliah di Yogyakarta kemungkinan tidak akan mengikuti Pemilu. "Kalaupun ada yang pulang ke tempat tinggalnya saya kira tidak akan banyak, karena libur hanya satu hari."
Beri Kemudahan
Padahal, kata Faried Bambang, KPU sudah banyak memberikan kemudahan bagi mahasiswa, utamanya yang tidak memiliki KTP Yogyakarta.
"Kemungkinan lain adalah karena caleg yang akan dipilih adalah caleg asal DIY, bukan caleg asal tempat mahasiswa. Misalnya saja mahasiwa Kalimantan Timur, dia melihat caleg yang dipilih hanya caleg DIY, jadi buat mereka tidak ada gunanya," kata dia.
Terkait dengan akan banyaknya mahasiswa yang tidak ikut memilih saat Pemilu, Faried Bambang mengaku tidak bisa berbuat banyak.
"Kami sudah sosialiasi ke kampus dan memberikan kemudahan bagi mahasiswa, jika mereka memilih untuk tidak ikut Pemilu ya kita sudah usaha maksimal," ujarnya. (ren)
Posting Komentar