Harian Padang-JAKARTA -- Ratusan ribu umat dan anggota Ormas Islam siap menggelar
aksi unjuk rasa terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Massa mendesak aparat penegak hukum
segera menuntaskan kasus tersebut.
Mantan Menkopolhukam Laksamana Tedjo Edhy Purdijatno mengatakan
seandainya terjadi sesuatu pada saat unjuk rasa 4 November mendatang
adalah tanggungjawab presiden sebagai kepala pemerintah sekaligus kepala
negara.
"Yang mengadu domba rakyat adalah justru pemimpin negara sendiri yang
tidak bisa menjaga persatuan bangsa dan tidak mampu memimpin bangsa
ini," kata Tedjo dalam keterangan pers.
Tedjo yang pernah menjabat menteri Jokowi selama 10 bulan ini
mengatakan semua orang tahu bahwa umat muslim Indonesia tidak memusuhi
agama dan etnis lain.
"Tapi ingin agar Ahok yang telah menista Alquran diproses hukum, namun selalu dilindungi oleh pemerintah," ujarnya.
Kata Tedjo walaupun para ulama telah dipanggil ke istana, itu sudah
terlambat untuk meredam aksi demo karena tetap tidak mengubah niat para
umat muslim untuk membatalkan demo dan tuntutannya.
Ia melanjutan, dalam kasus ini Presiden Joko Widodo mengalami dilema
dan seolah tersandera. Sementara kasus Ahok terus bergulir membesar bak
bola salju.
Seharusnya kata Tedjo mantan Walikota Solo itu tidak membela
kesalahan-kesalahan yang telah dilakukan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tj
Purnama.
"Apapun alasannya, mengapa stabilitas keamanan dikorbankan hanya untuk membela seorang Ahok," tegasnya.
About Author
The part time Blogger love to blog on various categories like Web Development, SEO Guide, Tips and Tricks, Android Stuff, etc including Linux Hacking Tricks and tips. A Blogger Template Designer; designed many popular themes.
Advertisement
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Popular Posts
-
HarianPadang.com -Untuk menjaga suasana kondusif selama Ramadhan, Pol PP Padang terus merazia penyakit masyarakat (pekat). Rabu dini har...
-
mobil yang digunakan mesum oleh siswi SMA 9 Padang Harianpadangcom- Siswi SMA 9 Padang dalam mobil (sedan Honda BA 466 UM ) di...
-
Harian Padang- SIJUNJUNG — Andri Yulisepri Andika (19) dan Bayu (19) terancam hukuman mati karena melakukan pembunuhan berencana terhadap...
-
HarianPadang.com -Unjuk rasa mahasiswa Fakultas Teknik Pertanian Universitas Andalas (Fateta Unand) Senin (3/12) kembali terjadi. Aksi y...
-
Belakangan ini, banyak sekali kalangan selebriti yang satu persatu memutuskan untuk menggunakan hijab. Setelah beberapa waktu lalu Shiree...
-
Harianpadang.com-PADANG, Sepasang kekasih tanpa status ditangkap masyarakat, saat berhubungan mesum di rumah cowoknya di kawasan Ampan...
-
ROMA -- Seorang pekerja bantuan asal Italia, Silvia Romano telah menjadi mualaf selama 18 bulan penahanan oleh militan Somalia. Dia mengat...
-
Oleh Riwayat Guru PAI SMPN 21 Padang Tetapi mereka bermain-main dalam keragu-raguan. Maka tunggulah hari ketika langit membawa ka...
-
harianpadang.net-Memasuki hari kedua penerapan Tatanan Normal Baru Produktif dan Aman Covid-19 (TNBPAC) di Sumatra Barat (Sumbar), lonjakan...
-
Pemerintahan Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung mengusulkan 754 Kartu Keluarga (KK) sebagai penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) K...
Posting Komentar