Harianpadang.com-Hadiah yang dijanjikan Walikota Fauzi Bahar sebesar Rp1 juta bagi pelapor illegal logging belum digubris masyarakat. Belum satu pun laporan yang masuk terkait pembalakan liar ke walikota.
“Belum ada yang melapor ke saya, baik ke nomor HP atau secara langsung,” kata Walikota Fauzi Bahar usai silaturrahmi purnawirawan TNI/Polri, DHD 45 dan LVRI dalam rangka peringatan Hari Pahlawan di gubernuran, Sabtu (10/11).
Dikatakannya, meski belum ada masyarakat yang melapor secara lisan dan melalui nomor HP-nya, Fauzi akan menunggu pelapor illegal logging di wilayah Padang.
Menurut Fauzi, upaya itu dilakukan guna memberantas illegal logging yang marak belakangan. Pembalakan hutan itu menjadi penyebab banjir.
“Saya tidak akan lupa dengan janji. Tapi laporan yang masuk itu mesti benar-benar ada, disertai bukti pasti. Mereka yang melapor dengan bukti inilah yang akan saya beri hadiah Rp1 juta,” terang Fauzi Bahar.
Menurutnya, dana untuk hadiah kepada pelapor itu dianggarkan melalui APBD. Berapa jumlahnya tidak disebutkan Fauzi, yang jelas pemberian hadiah merupakan satu cara memberantas penebang liar, yang mengakibatkan kerusakan dan bahaya bagi masyarakat.
Pemberian hadiah yang diutarakan Walikota Padang, tersebut diungkapkannya di hadapan Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, dalam pembukaan penanaman 10.000 pohon, penghijauan dan pencanangan Singkarak Go Green di kampus Psikologi Fakultas Kedokteran Unand awal November lalu.
Dikatakan Fauzi, pelapor yang menginformasi illegal logging akan dirahasiakan, demi keamanan mereka.
“Tidak ada ampun bagi oknum yang melakukan illegal logging,” kata dia.
Menurutnya, Pemko serius dalam menangani kasus illegal logging. Sebagai antisipasi dari dampak penebangan pohon secara ilegal itu, pemko melakukan penanaman di kawasan yang dianggap rawan longsor dan di daerah longsor.
Seperti di kawasan kampung Ubi Batu Busuk, yang terjadi beberapa waktu lalu.
Sebelumnya Fauzi Bahar memberi hadiah kepada masyarakat yang berhasil menghentikan jambret sebesar Rp5 juta. (107)
Posting Komentar