admin admin Author
Title: PNS MENGHILANG : Guru Geledah Kantor Bupati
Author: admin
Rating 5 of 5 Des:
Harianpadang.com -Puluhan guru yang tergabung ke dalam Ko munitas Suara Hati Guru, menggeledah kantor bupati kabupaten Limapuluh Kota, di ...

Harianpadang.com-Puluhan guru yang tergabung ke dalam Ko munitas Suara Hati Guru, menggeledah kantor bupati kabupaten Limapuluh Kota, di IKK Sarilamak, Kecamatan Harau, Jumat (9/11) sore. Penggeledahan dilakukan, karena guru merasa aksinya tidak didengar oleh bupati maupun wakil bupati.
Beruntung, saat memasuki kantor bupati, para guru mendapatkan pengawalan ketat Satpol PP dan polisi Resor Limapuluh Kota yang terdiri dari Satuan Intel, Sabhara dan Satreskrim. Sehingga tidak terjadi hal yang tidak diinginkan.

“Kita hanya ingin memas tikan, apakah benar bupati dan wakil bupati tidak ada di ruangan,” kata Zuhardi, pe ngurus Komunitas Suara Hati Guru yang memimpin jalan nya aksi demonstrasi.
Didampingi Hafnizal, to koh komunitas guru Lima puluh Kota lainnya, Zuhardi mengaku sengaja menda tangi kantor bupati dan hen dak bertemu dengan bupati, untuk mempertanyakan reali sasi pembayaran tunjangan sertifikasi. Sebelum merang kak ke kantor bupati, terlebih dahulu kaum guru menggelar dialog dengan Kepala Dinas Pendidikan, Desri dan jajaran Diknas, di kantor Diknas kawasan Tanjuang Pati, Harau.
Malang, kaum guru merasa tidak mendapatkan kepastian Dinas Pendidikan, terkait hari ‘H’ pembayaran tunjangan sertifikasi yang mestinya dinikmati 2.000-an orang guru. Saat berada di Dinas Pendidikan, aksi guru ini dinanti Kepala Dinas Pendidikan Desri serta sejumlah Kepala Bidang. Desri dengan serius menjelaskan, tunjangan belum dapat dibayarkan, lantaran belum memenuhi unsur persyaratan. “Kami juga tidak akan merugikan guru apalagi memakan haknya ,” kata Desri.
Panjang lebar berdialog, akhirnya menemui jalan buntu. Tanpa ba-bi-bu, kaum guru dari Komunitas Suara Hati guru yang sedianya akan datang dengan jumlah ribuan orang, namun karena alasan adanya intervensi dan teror dari segelintir pihak terpaksa datang dengan jumlah puluhan, langsung melanjutkan aksi unjuk rasanya ke kantor bupati, IKK Sarilamak.
Niat tersebut menurut Zuhardi, harus pupus lantaran bupati, wakil bupati dan sekretaris daerah serta seluruh PNS yang bertugas di IKK Sarilamak, memilih buru-buru pulang. “Tadi kami mendapatkan kabar, kalau saat kami datang, Sekdakab Yendri Thomas langsung pulang. Dia menaiki mobil BA 6 C. Sementara wakil bupati yang mengetahui aksi ini, juga tidak berani menanti kami. Kalau seperti ini, kapan masalah akan selesainya? Kenapa harus takut bila tidak salah,” sambung Zuhardi dan Hafnizal.
Aksi petani
Pengurus dan anggota komunitas suara hati guru berjanji, akan melakukan aksi serupa Senin (12/11) atau sehari setelah bupati Alis Marajo dan Wakil Bupati Asyrwan Yunus memperi ngati dua tahun kepemim pinannya yang jatuh pada 11 November. Tidak tanggung-tanggung, dalam aksi itu mereka berencana, akan ikut bergabung dengan kaum petani, tokoh masyarakat dan walinagari yang digagas Forum Peduli Luak Limopuluah.
Kebulatan tekad kaum guru untuk bergabung de ngan elemen masyarakat, disambut baik Ketua LSM Peduli Luak Limopuluah Yudilfan Habib.
Pantauan Singgalang, sela ma melangsungkan demons trasi, kaum guru mendapatkan pengawalan ketat polisi. Kapolres AKBP Partomo Iriananto,S.Ik, tampaknya tidak mau kecolongan. Dia mengerahkan ratusan personilnya untuk berjaga-jaga. “Aksi demontsrasi berjalan lancar dan tertib,’’ kata Kabag Ops Polres Limapuluh Kota, AKP Asrul Bayu.(501)

About Author

Advertisement

Posting Komentar

Popular Posts

 
Top